Nah, bagi orang awam yang tidak mengerti kelistrikan sama sekali justru ini menjadi tanda tanya. "Biasanya aman kok, ga pernah ada tulisan Periksa". "Kalau sudah begini gimana nih? Nanti kena denda sama PLN ga sih?".
Banyak pertanyaan muncul tentunya dan semuanya bisa dijawab satu-satu. Pastinya, itu tidak kena denda dan tidak bayar. Alias GRATIS!
Penyebab Tulisan Periksa Muncul Pada kWh Meter PLN
Kondisi tersebut biasa diistilahkan dalam kata teknis dengan sebutan Tamper. Karena itu ada di kWh meter sendiri. Jika lampu LED indikator nya menyala, maka kondisi tersebut bisa jadi terjadi.
Penyebabnya sederhana, karena ada arus balik yang masuk ke dalam kWh meter PLN. Bisa juga karena ada medan magnet yang kuat disekitar meteran, bisa juga tegangan masuk dari PLN terlalu besar.
Kejadian lainnya mungkin sangat jarang terjadi dan kondisi alam yang sampai sambaran petir juga bisa terjadi. Tergantung letak atau lokasi rumah tersebut.
Lalu, bagaimana cara melakukan reset atau menghilangkan tulisan Periksa di meteran PLN rumah? Caranya mudah.
Cara Menghilangkan Tulisan Periksa di kWh Meter PLN
Langkah pertama, kalian harus membuat laporannya dulu ke PLN melalui aplikasi mobile PLN.
Setelah kalian melakukan laporan melalui PLN mobile, tinggal tunggu saja. Biasanya akan dihubungi langsung oleh tim PLN melalui nomor WhatsApp kalian. Jadi, pastikan nomor WhatsApp kalian bisa dihubungi ya.
Kemudian, langkah-langkah nya cara mereset sebagai berikut:
1). Matikan ( OFF ) MCB di KWH Meter
2). Masukkan kode CLEAR TAMPER (Foto diatas) lalu tekan ENTER
3). Apabila ingin mengisi token silahkan masukan nomer token lalu tekan enter,bila tidak silahkan skip.
4). MCB di KWH meter di ON kembali
Perlu diingat penting, kode reset temper cuma bisa dipakai satu kali pemakaian ya. Jika terjadi lagi, kalian wajib laporan lagi ke PLN.
Nah, untuk kasus setelah pemasangan PLTS. Ini bisa jadi sistem proteksi PLTS ada yang jebol, bisa jadi MCB AC untuk mode hybrid nya. Tapi tidak apa, tidak ada masalah. Dan orang PLN juga tidak menanyakan aneh-aneh juga kok, karena memang permasalahan ini cukup sering terjadi.
Semoga artikel ini bisa bermanfaat ya untuk kalian para pembaca voltnesia, terimakasih.

Posted by 
Emoticon